Sunday, January 8, 2012

Empat Bulan, Ada 300 Kilo Ranjau Paku di Jakarta Pusat

TEMPO.CO, Jakarta - Di bawah hujan rintik-rintik, delapan anggota Komunitas Sapu bersih--akrab disebut Saber Community--memamerkan beragam paku yang dikumpulkan dari jalanan.

Ketua Saber Community Siswanto mengatakan paku-paku tersebut merupakan hasil operasi ranjau paku yang dilakukan selama empat bulan, dari periode Agustus hingga November 2011.

"Total 300 kilogram paku berhasil kami kumpulkan khusus di wilayah Jakarta Pusat," ucap Siswanto di Jalan Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, Ahad 8 Januari 2011.

Siswanto mengatakan 300 kilogram ranjau paku yang didapat dari wilayah Jakarta Pusat itu sebagian besar diperoleh dari Jalan Hasyim Ashari, Sawah Besar, dan Pasar Senen. "Di sekitar Istana Presiden pun kami sering menemukan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Rohim, salah seorang anggota Saber, mengatakan selain dari Jakarta Pusat pihaknya juga memperoleh ranjau paku dari Jakarta Timur. "Kalau di Jakarta Timur ranjaunya dari potongan besi payung," kata Rohim. Menurut dia daerah rawan ranjau di Jakarta Timur berada di sekitar Pulo Gadung.

Rata-rata paku yang berhasil ditemukan Saber berukuran tiga sampai lima sentimeter. Gelaran ini cukup menarik perhatian pelintas di Jalan Hasyim Ashari, khususnya pengguna sepeda motor.

Sidik, 37 tahun, misalnya. Warga Tangerang itu sudah dua kali terkena ranjau paku. "Dua hari berturut-turut ban saya bocor di Jalan Kramat Raya," ujarnya. Setiap menambal, ia harus merogoh uang sebesar Rp 7.000. "Saran saya hati-hati kalau melintas di jalan raya," kata Sidik.

Dari penuturan Rohim, pihaknya sengaja menggelar hasil operasi ranjau paku di pinggir jalan. Hal itu dilakukan untuk menarik perhatian pengguna jalan. "Biar mereka lebih waspada," tutur Rohim.

Lebih lanjut Siswanto mengatakan upaya membersihkan jalan raya dari ranjau paku memerlukan bantuan dari pihak yang berwenang. Saat ini, lanjutnya, baru pihak kepolisian dan Pemerintah Kota Jakarta Barat yang cukup perhatian terhadap operasi ranjau paku. "Kami mengharapkan wilayah lainnya pun bisa bekerja sama," ujarnya.

ADITYA BUDIMAN
Post a Comment